Profil Ma'had Al Aqsho



MA’HAD AL-AQSHO  (PROMAQ)


Jatitengah – Selopuro – Blitar – Jatim

INDONESIA

Telp. / Fax. (0342) 691765 – 695662 Po Box 08 Kode Pos 6684


Motto:

BERDIRI DI ATAS AMANAT

DAN UNTUK SEMUA GOLONGAN


Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih, orang berdiri, keramaian dan luar ruangan

PENGANTAR

DARI PIMPINAN PONDOK PESANTREN

AL-AQSHO


Jatitengah Selopuro Blitar Indonesia

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Segala puji hanyalah milik Allah, yang sunguh telah mengaruniai sekalian hamba-Nya
kenikmatan dan kebahagiaan, dan merahmati sekalian alam dengan hidayah islam agar selamat
dari kesesatan hidup dan kegelapan hati serta fikiran sehingga tampak jelas antara kebenaran
dan kebatilan . Maka dari itu kalimat syukur senantiasa kami haturkan kepada Allah SWT .
yang telah menggariskan perjuangan agar sampai pada tujuan.

Semoga kesejahteraan dan keselamatan senatiasa tercurahkan atas Rosulullah Muhammad
saw. Yang telah membimbing ummat agar terus berjuang dan berkorban untuk kemulyaan dan
kebahagian hidup di dunia maupun di akherat amin.
Tidak lupa kami bersyukur atas rahmat-Nya yang telah dilimpahkan kepada Pondok
Pesantren Al-Aqsho Jatitenggh_Jambewangi ini, sehingga dapat berkembang dan mampu terus
berjuang untuk kemaslahatan umat dan Islam, dan hal ini berarti pula untuk kemaslahatan
masyarakat, bangsa dan negara, setidaknya sampai detik ini dan insya Allah atas izin-Nya terus
berjalan sampai masa yang akan datang. Amin .

Sebagai ungkapan rasa syukur dan tahaddus binni’mah, kiranya perlu kami sajikan Profil
Ma’had Al-Aqsho Jatitengah Selopuro Blitar yang kami singkat (PROMAQ) sebagai salah satu
media informasi tentang keberadaan Pondok Pesantren Al-Aqsho untuk masyarakat umum,
para simpatisan serta calon simpatisan maupun calon siswa yang sedang mempertimbangkan
untuk melanjutkan program pendidikannya, Khusus bagi sejumlah kalangan yang peduli
tentang pengkaderan aktifis da’wah

Dengan segala kerendahan hati, kami memohon kepada semua pihak untuk sudi
memanjatkan do’a kepada Allah SWT. Agar kiranya senantiasa merahmati kami, serta
melimpahkan hidayah-Nya Amin

Akhirnya, semoga alah SWT. Senantiasa mencurahkan magfiroh dan ridho-Nya kepada
kita semuauntuk kebahagiaan hidup di dunia mauun di akherat nanti, amin.

Wassalamu’alaikum wr. Wb.

Jatitengah, 9 Maret 2005 M

28 Muharom 1426 H







Pimpinan Pondok Pesantren

Al-Aqsho Jatitengah Selopuro Blitar




Nama :                     Pondok Pesantren Al-Aqsho

Alamat :                   Desa Jatitengah, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar, Profinsi Jawa Timur – Indonesia.

                                 Kotak Pos :08 Kode Pos :66184, Telp. / Fax. (0342) 691765-695662 Email: mahadalaqsho@yahoo.com
                                 Selanjutnya, karena ciri khas yang dimilikinya, Pondok Pesantren tersebut biasa disebut MA’HAD AL-AQSHO.

Berdiri:                     Senin, 28 Desember 1984

Status:                      Waqof swasta murni

Pendiri /pimpinan:   Ust. Hadi Mukhlison bin Hasan Bishri, alumni angkatan tahun 1984 Pondok Modern
                                 Darussalam Gontor Ponorogo Indonesia.

Visi

Mengutamakan pendidikan yang berorientasi terhadap pengembangan kecerdasan emosional
dan kecerdasan spiritual namun tidak mengabaikan kecerdasan intelektual.

Misi

Menyiapkan kader aktifis da’wah yang berakhlaq mulia, beraqidah salimah, beribadah
shahihah, berwawasan luas, berfikroh Islami, berjiwa militan dan mandiri namun mampu
bersinergi, yang dapat menggabungkan kekuatan ilmu dengan kekuatan amal operasional di
masyarakat secara umum, didunia pendidikan serta da’wah secara khusus.

Hadaf

Ikut berpartisipasi dalam usaha mewujudkan 1000 lembaga pondok pesantren dengan sistem
modern yang bermutu berdasarkan nilai-nilai ajaran Islam yang lurus dan menyeluruh.

Ghoyah

Tujuan akhir dari segala upaya dan usahanya semata-matameraih keridlaan allah SWT.

LATAR BELAKANG

Kafaah lughowiah (kemampuan bahasa) dan basis keilmuan diniyah yang memugkinkan
untuk menggali serta merujuk materi keilmuan secara mandiri dan dapat dipertanggung
jawabkan dari kitab-kitab asli yang berbahasa arab (Tafsir, Hadist, Aqidah, Fiqh, dll) serta
wawasan Islam yang syamil dan juga ilmu didaktik / metodik yang memungkinkan untuk
berperan serta dalam proses belajar mengajar dan da’wah kemasyarakatan, kesemaunya adalah
potensi urgen yang sangat diperlukan dalam aktifitas perjuangan dan da’wah sejak dahulu,
sekarang dan masa mendatang oleh setiap indifidu muslim ataupun jama’ah . Meperhatikan
kenyataan dilapangan, potensi tersebut ternyata masih sangat langka, sedangkan kebutuhan
umat terhadap potensi tersebut semakin besar seiring dengan perjalanan roda da’wah dari waktu
kewaktu terus maju. Maka dipandang sangat mendesak adanya kehadiran sebuah lembaga
pendidikan dan pengajaran yang berkompeten dalam masalah diatas yang berkiprah dalam
menggodok generasi muda dan harapan umat dan membekali mereka dengan ilmu, ketarmpilan
dan akhlak.

PEMANDANGAN UMUM

       Ma’had Al-aqsho adalah sebuah lembaga / balai pendidikan Islam untuk kaderisasi aktifis
da’wah yang dikelola secara independen dengan system pesantren (pondokan / asrama)
mempratekkan system bahasa arab yang aktif, dan modern serta menekankan pengajaran dasar-dasar
ilmu Islam yang bersumber dari asli kitab dan As-sunah, beraqidah ahli sunnah
wal jama’ah, berorientasi pada da’wah kemasyarakatan, oleh karenanya Ma’had ini tidak
mengabaikan pengajaran Bahasa Inggris dan ilmu pengetahuan umum dan siap mengakomodir
kemajuan tegnologi yang bermanfaat bagi kesejahteraan, dengan masa belajar minimal 4 tahun
(8 semester).


      Ma’had ini terletak di alam pedesaan antara kota Malang dan Blitar dengan suasana
lingkungan yang masih sangat seteril dari polusi, dengan udara yang segar, masjid yang indah
serta asrama dan ruang kelas yang sederhana, taman yang tertata dan terawat, semuanya hasil
kerjasama santri dan pengurus serta masyarakat.

      Untuk mewujudkan SDM yang berkualitas khususnya untuk menghasilkan alumni yang
bermutu, maka seluruh aspek kegiatannya merupakan system terpadu, yang dilaksanakan di
dalam kampus, berasrama, dan didasari ketaqwaan kepada Allah swt, mencari keridhaan-Nya,
dengan berjuang membentuk generasi muslim, mu’min yang berakhlaq mulia, berbadan sehat,
berpengatahuan luas, berfikroh Islami, serta giat menjalankan dan menegakkan syari’at Islam,
cakap dan mampu hidup mandiri, namun seimbang dengan kehidupan ukhrowi, siap
berdedikasi dalam kehidupan masyarakat dengan aktif terlibat langsung pada sektor pendidikan,
social, dan da’wah maupun ekonomi.

Diantara beberapa lembaga yang dimiliki Ma’had Al-aqsho:

1. Kuliyatul Mu’allimin Al-islamiyah (KMI)

      Kuliyatul Ku’allimin Al-Islamiyah (KMI) adalah salah satu unit lembaga yang ada di
Ma’had Al-aqsho Jatitengah, keberadaannya sangat penting untuk pelaksanaan pendidikan
dan pengajaran di Ma’had al-aqsho Jatitengah disamping lembaga lainnya yang sinergis
untuk kesempurnaan hasilnya.
Dalam 20 tahun usianya, lembaga ini terus berjuang meningkatkan mutu serta proses
ta’limnya dengan senantiasa mengadakan perbaikan dan pembaharuan tehnis maupun
system penyelenggaraan sekolah / madrasah, pembinaan kader, mengadakan kerjasama
dengan pihak lain di luar Ma’had.

Kurikulum

A. Program persiapan KMI (Matrikulasi):


1. Baca tulis Arab
2. Dikte tulis Arab
3. Baca Al-qur’an
4. Kenal / hafal bacaan sholat
5. Kenal / hafal ad’iyah dan adzkar
6. Bahasa Inggris
7. Hitung (Aritmatika)
8. Ta’aruf tentang ma’had
9. Kitab adab

B. Program KMI

1.     Al-qur’an - Tilawah
2. -   Tajwid
3. -  ‘Ulumul qur’an
4. -   Tafsir
5.     Hadits
6. -   Mushthalahul hadits
7.     Bahasa Arab
8. -   Muthala’ah
9. -   Insya’
10. - Nahwu
11. - Shorf
12. - Mahfudzat
13. - Imla’
14. - Qowa’idul Imla’
15. - Khot
16. - Balaghoh, Ma’ani, Bayan, Badi’
17.   Tarbiyah wa ta’lim
18.   Tarbiyah – Al-athfal
19.   Al-aqidah
20.   Praktek mengajar / khutbah / Da’wah
21.   Al-fiqh
22. - Qowa’idul fiqh
23. - Ushul fiqh
24.   Hitung / aritmatika
25.   Faroidh
26.   English-reading-exercise-translation
27.   Grammar
28.   Logika
29.   Siroh Rosul / shahabat.

Keadaan siswa

Jumlah siswa atau santri yang ada di Ma’had Al-aqsho setiap tahunnya selama ini
berkisar antara 20 – 30 siswa, mereka berasal dari berbagai daerah sebagian wilayah Indonesia,
seperti Jawa, Sumatra, Kalimantan, Madura.
Latar berlakang pendidikan para siswa berbeda – beda, ada yang dari SLTP, MTs,
SMU, SMK, PT dll, dan mereka juga dari beragam kelompok usia, dan diantara mereka ada
yang merupakan kader daerah, kader lembaga pendidikan, dan kader organisasi bahkan kader
partai. Mereka sama-sama giat belajar dan tekun melaksanakan tugas-tugas yang diamanatkan
meskipun untuk pembiayaan untuk mereka relatif kecil, ada yang dibiayai oleh orang tua, tokoh
masyarakat daerah asal mereka, ada yang mendapat beasiswa dari organisasi da’wah dan partai,
bahkan ada yang membiayai diri sendiri dengan bekerja sampingan di dalam kampus Ma’had
pada pekerjaan yang disediakan secara khusus untuk mereka.
Para siswa secara keseluruhan diwajibkan bertempat tinggal di asrama sederhana di
dalam kampus Ma’had dengan ketertiban dan kedisiplinan serta iklim ukhuwah yang kondusif
sebagai sarana latihan berinteraksi kemasyarkatan untuk modal dasar dalam mengemban tugas
da’wah di lapangan nati saat terjun langsung membina, mengarahkan dan memimpin komunitas
masyarakat yang telah memberikan kepercayaan dan menerimanya.

Kegiataan siswa.

Untuk meningkatkan dan menyempurnakan kualitas pendidikan serta pengajaran di
Ma’had Al-Aqsho , diselenggarakan bermacam-macam kegiatan yang dapat dibedakan menjadi
kegiatan harian, mingguan, bulanan, dan tahunan serta kegiatan penunjang lainnya yang bersifat
temporer.
Pelaksanaannya tidak hanya mengandalkan perencanaan yang telah ditetapkan tetapi
juga disertai pengawasan dan evaluasi, sehingga berjalan secara maksimal dengan hasil yang
lebih sempurna.

A. Kegiatan harian

Jadwal kegiatan harian yang selalu dilaksanakan adalah:


1. Sholat tahajud                                                                                 03.00
2. Tilawah Al-Qur’an
3. Shalat shubuh
4. Muroja’ah privat
5. Fathur / persiapan masuk kelas                                                      06.30 – 07.00
6. Proses belajar formal (PBF) I                                                          07.00 – 09.45
7. Istirahat, shalat dhuha (ISHODA)                                                   09.45 – 10.15
8. Proses belajar formal (PBF) II                                                        10.15 – 12.00
9. Ishoma                                                                                             12.00 – 14.00
10. Proses belajar extra (PBX)                                                             14.00 – 15.00
11. Shalat ashar                                                                                    15.00 – 15.30
12. Bersih lingkungan / olahraga / telaah pelajaran                             15.30 – 17.00
13. Persiapan ke masjid / tilawah / shalat maghrib / takrir hafalan
      Al-Qur’an / Al-Ma’tsurat                                                              17.00 – 18.30
14. Makan malam                                                                                18.30 – 19.00
15. Shala isya’                                                                                     19.00 – 19.30
16. Ta’allum fardi / muwajjah                                                             19.30 – 21.30
17. Istirahat / tidur                                                                               21.00 – 03.00

B. Kegiatan mingguan

1. Praktek pidato Bahasa Inggris – malam senin                                 19.30 – 20.30
2. Praktek pidato Bahasa Arab – kamis siang                                      10.15 – 12.00
3. Praktek pidati Bahasa Indonesia – malam jum’at                            19.30 – 21.00
4. Olahraga lari pagi massal + muhadatsah –                                       selasa pagi setelah shalat shubuh dan jum’at pagi
5. Penerbitan / pembersihan umum –                                                   jum’at pagi setelah olahraga
6. Ketrampilan komputer / perbengkalan –                                          setiap jum’at
7. Kuliyah shubuh / pengarahan umum –                                             jum’at setelah shalat shubuh
8. Puasa sunnah senin dan kamis

C. Kegiatan bulanan

1 Diskusi dalam bahasa arab dan Indonesia – pada malam jum’at
2 Penerbitan majalah dinding / etalase
3 Lomba cerdas cermat antar kelas / kamar
4 Bakti sosial kemasyarakatan dan da’wah lingkungan
5 Latihan seni beladiri
6 Puasa sunnah ayyam Al-biedh.

D. Kegiatan tengah tahunan

1     Ujian lisan dalam materi:                Bahasa Arab
                                                                Bahasa Inggris
                                                                Ibadah amaliyah / dzikir dan do’a
                                                                Hafalan surat-surat Al-Qur’an

2     Ujian tulis dalam materi semester ganjil

E. Kegiatan tahunan.

1    Rihlah / silaturrohim / studi banding
2    Acara idul qurban
3    Peringatan hijrah Rosulullah
4    Ujian praktek mengajar – bagi kelas ahir
5    Praktek khutbah jum’at – bagi siswa putra kelas akhir
6    Kasyf Al-mausu’ah al-Islamiyah
7    Ujian lisan / tulis dalam materi semester genap
8    Dauroh romadhan
9    Khutbatul wada’ oleh kelas akhir
10  Yudisium kelulusan / kenaikan kelas senior
11  Penerimaan siswa baru
12  Pembagian raport
13  Puasa sunnah ‘asyuro’

F. Kegiatan penunjang

1     Fathul kutub

       Kegiatan ini dikhususkan bagi kelas akhir setelah mereka beranjak mulai menguasai
bahasa Arab diawali dengan pengarahan bahasan materi oleh pembimbing senior

2      Latihan manasik haji

       Bertujuan memberi pengalaman praktis tentang tata cara pelaksanaan ibadah haji bagi
kelas 2, kegiatan ini dilaksanakan dibawah bimbingan para pengajar yang telah
melaksanakan ibadah haji di tanah suci

3       Perkemahan dan longmarch, haiking, cross country

4       Pelatihan kepemimpinan, eko bis, kepanduan, dll

5       Lomba tulis karya penelitian ilmiah

6      Pelatihan even organiser

KEADAAN GURU

        Berdasarkan lama mengajar, guru KMI dikategorikan dalam 2 kelompok, yaitu guru
senior yaitu yang telah mengajar selama 1 windu (8 tahun) dan guru yunior yaitu yang lama
mengajarnya kurang dari 1 windu.
Sedangkan berdasarkan jenjang dikategorikan dalam 3 kelompk yaitu guru spesialis yaitu
yang telah mengajar satu materi pelajaran selama lima tahun berturut-turut, dan yang belum
pernah mengajar satu materi pelajaran selama 5 tahun berturut-turut dikategorikan sebagai
guru umum, kemudian kelompok ketiga yaitu guru praktek, yaitu yang mengajar kurang dari
dua tahun

      Sebagian besar guru KMI adalah alumni KMI Ma’had Al-Aqsho sendiri yang merelakan
waktu dan tenaganya serta fikiran dan jiwanya untuk berjuang menegakkan pengajaran dan
pendidikan sebagai salah satu lading da’wah untuk meniggikan kalimat Allah swt. Dimuka
bumi ini.

      Selain mengajar, sebagian besar guru juga menjadi pembantu mudir ma’had dalam
menjalankan berbagai lapangan aktifitas dan tugas seperti; kepanitiaan, kordinasi suatu misi,
unit usaha mandiri, administrasi, pembina erakansadar bahasa, staf pengasuhan dan pengawas
departemen-departemen organisasi santri, danlain-lain. Sehingga seluruh kegiatan santri terarah
dan intensif serta optimal, membentuk satu kesatuan system yang solid dan kondunsif.
satu hal lagi yang harus kami syukuri yaitu militansi para guru KMI yang harus memenuhi
kebutuhan pokok untuk keluarga mereka secara mandiri dan tidak menggantungkan hidupnya
kepada ma’had meskipun ditinjau dari segi ekonomi sebagian besar mereka hidup dibawah
standar kecukupan, mereka sangat optimis terhadap masadepan karena kaya akan keyakinan
kepada Dzat pemberi rizki bagi senesta alam, dan tekat mereka adalah “MERAIH HAKIKAT
KEHIDUPAN DALAM PERJUANGAN bukan mencari penghidupan DALAM
PERJUANGAN”. Meskipun begitu ma’had tetap berupaya keras untuk mewujudkan unit-unit
usaha ekonomi mandiri untuk menopang kesejahteraan keluarga besar ma’had, walaupun
sangat disadari bahwa hal itu akan sangat menguras energi serta fikiran, karena hambatan
ekonomi dalam realita kehidupan akan menjadi hambatan perjuangan untuk mencapai hakekat
kehidupan.

Sumber pembiayaan operasional ma’had

1. Infaq mudir ma’had
2. Infaq para guru ma’had
3. Infaq simpatisan
4. Infaq para santri / wali santri
5. Hasil panen tanah sawah
6. Dan lain – lain

Infaq pembiayaan

A. khusus siswa

1. Registrasi (pendaftaran) Rp. 20.000

2. perlengkapan sekolah Rp. 50.000

3. perlengkapan asrama Rp. 100.000

4. ketrampilan Rp. 80.000

5. sumbangan pembangunan Rp. 150.000

Jumlah Rp. 400.000

B. untuk siswa lama / baru setiap bulan

1. Biaya SPP Rp. 25.000

2. Biaya makan Rp. 150.000

Jumlah Rp. 175.000

Asset material

1. sebidang tanah kering terletak di desa Jatitengah, luas: 1482 m2

Status :

Waqif :

Sertifikat waqaf, berdasarkan akte ikrar Waqaf PPAIW kecamatan Wlingi,

tanggal 29 Januari 1994, No. BA. 0/II/1994. Di. 30 No. 4884/1992. Izin tanggal

2 Oktober 1992 No. 420.1/268/XIV?Wkf/1992

Ibu Nyai Mutirah

2. Sebidang tanah kering terletak di desa Jatitengah, luas: 1110 m2

Status: Waqof (belum sertifikat)

Waqif: Bpk. H. Mukhsin Saeroji, Jatitengah

3. Sebidang tanah kering terletak di desa Jatitengah, luas: 750 m2

Status: Waqof (belum sertifikat)

Waqif: Ahli waris Bpk. M. Makinuddin, Wlingi

4. Sebidang tanah kering terletah di desa Jambewangi, luas:765 m2

Status: Waqaf (belum sertifikat)

Waqif: Panitia pembangunan dana dari sumbangan masal.

5. Sebidang tanah sawah terletak di desa Jatitengah, luas: 1428 m2

Posting Komentar

0 Komentar